Posted on

DANA ANGGARAN SISWA MISKIN DISUNAT PEJABAT DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAH RAGA,KAB.MAMUJU UTARA

KECURIGAAN NAMPAK JELAS ,DANA ANGGARAN SISWA MISKIN DISUNAT PEJABAT DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAH RAGA,KAB.MAMUJU UTARA

15 januari 2012

Pasangkayu kab.mamuju utara Sulawesi barat,

M.NurNas

Sangat tidak masuk akal jika para pejabat juga ikut menyunat dana anggaran siswa miskin yang ada pada tiap sekolah dasar (SD) dikabupaten mamuju utara ,terkhusus didinas pendidikan kab.mamuju utara Sulawesi barat,hal ini terungkap dan dijelaskan salah satu kepala sekolah yang enggan disebutkan namanya,guna keamanan dan  rahasia sumber,sesuai penelusuran  investigasi media ini dilapangan telah ditemukan beberapa kepala sekolah yang mengeluh atas penyunatan anggaran siswa miskin yang diteruntukan pada siswa tidak mampu ,konon anggaran siswa miskin per siswa Rp.360 Ribu rupiah,yang dicairkan melalui kantor pos setempat,melalui kepala sekolah,itu ada potongan persekolah dasar (sd) bila mana telah dicairkan dikantor pos ,harus segera datang kekantor dinas pendidikan bertemu salah satu pengelolah dana siswa miskin yang uga pejabat dinas pendidikan ,bawahan dari kepala dinas,untuk diketahui berapa besar dana yang diterima sang kepala sekolah dan jumlah siswa yang menerima dana tidak mampu itu,sekaligus memotong dan mengambil dana tersebut sedikitnya 750 ribu persekolah ,atau nilainya 2 siswa yang dipotong dan diambil haknya.

Hal ini tentu menuai sejumlah sorotan public,kenapa dan mengapa dana siswa miskin yang patut dibantu untuk penyalurannya,justru dipotong dana anggarannya,kepala sekolah jadi tumbal ,korban penyalah gunaan nggaran,dikarenakan disetir oleh sang penguasa kebijakan,harapan kepala sekolah agar penguasa kebijakan jangan sampai terlalu lupa daratan ,semena mena mengambil hak siswa miskin,pada hal dana anggaran tersebut sangat dibutuhkan oleh siswa yang orang tuanya sama sekali tidak mampu,agar dapat diperuntukan beli pakaian seragam sekolah ,alat tulis menulis dan buku belajar.

Guna membetulkan keseimbangan berita ini dari sumber kepala sekolah yang enggan disebutkan namanya ,tapi ada bukti rekaman suara,Sang kepala dinas pendidikan kabupaten mamuju utara yakni Drs.Asdinob tentunya kaget,saat dikonfirmasi,sang kepala dinas mengatakan bahwa dirinya tidak pernah memerintahkan pada bawahannya untuk memotong dana bantuan siswa miskin, hanya saja diakui kepala dinas asdinob,bahwa kepala sekolah diberikan surat rekomendasi dari dinas pendidikan matra,untuk pencairan dana siswa miskin kekantor pos,tapi bukan untuk dipotong anggarannya,jika toh ada kepala sekolah yang ingin memberikan rasa ucapan terima kasih pada pejabat yang ada didinas pendidikan ,yah silahkan  tapi tidak dipaksakan “ungkap asdinob dengan nada sangat Gerang.

Dunia pendidikan rasanya aneh jika memotong hak siswa miskin,yang bukan hakya,mau dibawah kemana negeri ini,bila ada pejabat yang sengaja menyunat dan memakan dana siswa miskin,pemerintah kabupaten mamuju utara ,khusnya (bupati dan  wakil bupati) tentunya sangat bertanggung jawab atas pengawasan pengelolaan dana siswa miskin agar tepat sasaran dan terealisasi penuh,sangat diharapkan untuk bekerja sama agar tidak terjadi hal mencurigakan ini.

About PasangkayuNews

Koran Terbaik di Pasangkayu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s