Mahasiswa bawa pungli,Prona dan judi kedewan mamuju utara sulawesi barat

uuuuPasangkayu News

Pasangkayu-sekitar 40-an mahasiswa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa dan rakyat bersatu mamuju utara (Marasa Matra) menggelar aksi demonstrasi didepan kantor DPRD Matra pada selasa 20/11/2012,aksi ini terkait sorotan mahasiswa dan masyarakat terhadap realisasi program pemerintah sebagai janji politik yang dinilai minim sekali.

aksi ini juga merupakan rentetan dari aksi sebelumnya,dimana pemerintah dinilai kurang memberikan respon kepada mahasiswa bahkan sat kehadiran mahasiswa pimpinan justru tidak berada ditempat,saat salah satu anggota DPRD mamuju utara Ahdar Dg.pagiling,menemui mahasiswa spontanitas terjadi perdebatan sengit,karena ahdar meminta kepada mahasiswa agar yang menyampaikan aspirasi dibatasi hanya sampai lima orang saja sebagai perwakilan ,permintaan itu enggan diterimah oleh mahasiswa sengga perdebatanpun tidak terelakkan,aksi yang sempat memanas kembali redah setelah anggota DPRD matra lainnya meredam mahasiswa.

nasri syhril juga mendatangi mahasiswa dengan menerimanya untuk hadir diruang aspirasi DPRD matra,sementara momen penyampaian aspirasi mahasiswa itu langsung dipimpin wakil ketua DPRD matra Uksin Djamaluddin,dengan dihadiri amran s.nuhung,ridwan ali,ahdar dg.pailing,amir hamsah adj,nasri syahriloudja dan seferius sape.

uksin menyatakan untuk mencari solusi yang baik bagi daerah,tentunya kita berhdapan dengan yang hadir,dalam penyampaian aspirasi,benar benar merupakan mahasiswa dan DPRD sebagai lembaga wakil rakyat hanya mendengar,dan memediasi penyampaian aspirasi tersebut,”semogah yang hadir disini adalah mahasiswa dan kami sebagai lembaga DPRD sifatnya mendengar dan memfasilitasi terhadap apa yang disampaikan oleh  adik adik,mahasiswanya.. ungkap uksin,yang menjadi sorotan mahasiswa yakni masalah sertifikasi tanah atau prona,/program nasional,yang didalamnya terjadi pungutan yang cukup bervariasi,kedua aspek ekonomi,lalu soal pendidikan dan kesehatan serta perjudian ,dimatra yang semakin tidak terkendali,itulah permasalahan permasalahan yang terjadi dilapangan,sesuai fakta realita ditengah tengah masyarakat matra,dengan nada kesalnya hal senada dikatakan irianto,mahasiswa asal matra ini,secara garis besar,persoalan dimatra semakin kompleks,dimana masyarakat matra khususnya yang berada diwilayah pesisir,pantai sangat memprihatinkan,untuk bertahan hidup saja masyarakat berbondong bondong bekerja sebagai buruh kasar diperusahaan seperti perusahaan perkebunan sawit,sebagai buruh harian lepas,kemudian pendidikan dimna hingga saat ini,masih nampak adanya sekolah sekolah yang belum mendapatkan mobiler,pada hal katanya gedung atau rehabilitasi yang baru sangat dibutuhkan sehingga proses belajar mengajar masih dilantai,lebih parahnya lagi,soal jaminan kesehatan yang masih rendah karena setiap hari warga matra yang berobat ditemukan diRSU palu,prov.sulawesi tengah.

jadi apa yang menjadi regulasi eksekutif dan legislative,selama ini khususnya pada sektor ekonomi ,tanya mahasiswa yang sering disapa anto itu,kesempatan itu juga menjadi sorotan mahasiswa diantaranya soal perjalanan bupati,dan pejabat matra lainnya keluar negeri,anggaran perjalanan dinas dinilai membengkak,serta 20 program pemerintah dalam menjanji politik kampanye yang tertuang divisi misinya,dimana realisasinya terhadap masyarakat yang masih sangat minim.*** DeadlineNews***pasangkayuNews***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s